Kamis, 21 Juli 2011

Si Kaki Kecil




Kaki-kaki kecil tanpa alas berjalan perlahan di siang hari.
Teriknya matahari yang menyengat tak menyurutkan langkahnya untuk mengais rezeki.
demi sesuap nasi ia rela melawan panasnya matahari.
Tak hanya sampai disitu perjuangannya.
Si kaki kecil pun rela berdempulkan debu dan menghirup asap jahat dari kendaraan yang lewat didekatnya.
Ternyata tak hanya siang hari, malam pun si kaki kecil tetap menyusuri setiap lampu merah.
Sambil memasang muka melas, berharap ada yang iba melihat dirinya.
Tetap tanpa alas kaki dan baju penuh tambalan, dia bekerja tanpa malu sedikitpun.
Kasihan nasib si kaki kecil, harus merelakan waktunya mencari rezeki demi sesuap nasi.
Dia relakan waktu bermain,istirahat  bahkan sekolahnya.

Lalu, kemanakah orang tua mereka?
Mengapa mereka tega membiarkan si kaki kecil mencari rezeki dengan mengemis?
Apa mereka tak ingin si kaki kecil sekolah dan bermain seperti anak-anak lainnya?
Hanya Tuhan yang tahu.



Senin, 18 Juli 2011

apa yang kamu lakukan?

kamu punya mimpi sejak kecil..
kamu punya impian sejak kecil.
kamu punya harapan untuk menjadi yang terbaik sejak kecil.
kamu punya khayalan sejak kecil.
kamu punya rasa ingin tahu sejak kecil.

lalu apa yang akan kamu lakukan untuk mewujudkannya saat sudah dewasa?
apakah kamu akan terus berdiri tegak dengan pikiran kosong dan tangan mengepal?
apakah kamu hanya akan terus memandang orang-orang yang berseliweran disekitarmu?
apakah kamu akan melewatkan segala kesempatan yang datang menghampirimu?

tentu tidak kan?
kamu harus berjalan mengikuti apa yang ada di pikiranmu.
ikuti hati nurani dimana kamu akan berlabuh..
mantapkan hati dimana kamu akan menetap.

bayagkan saat kesempatan datang menghampiri?
apa yang akan kamu lakukan?
suka tidak suka dengan apa yang ditawarkan, apakah akan kamu ambil?
*bersambung*